Inilah 3 Organ Yang Rusak Akibat Merokok

Apakah Anda seorang perokok? Jika iya, sebaiknya anda berpikir dua kali untuk meneruskan kebiasaan buruk tersebut, karena banyak organ tubuh yang bisa rusak.

Faktanya, seperti dilansir dari halaman website who.int bahwa tembakau pada rokok dapat membunuh hingga setengah dari penggunanya. Tembakau membunuh lebih dari 7 juta orang setiap tahunnya. Lebih dari 6 juta kematian tersebut adalah hasil penggunaan tembakau langsung sementara sekitar 890.000 merupakan hasil dari perokok non-perokok yang terpapar asap rokok bekas. Hampir 80% dari lebih dari 1 miliar perokok di dunia tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah—termasuk Indonesia.

Untuk itu, setelah mengetahui fakta di bawah, kini saatnya Anda para perokok untuk berpikir lebih dalam ketika akan melanjutkan kebiasaan buruk tersebut. Apa saja yang dapat merusak organ tubuh karena merokok? Berikut 3 organ yang rusak akibat merokok.

Paru-Paru

Organ utama yang akan rusak bagi Anda akibat merokok adalah paru-paru. Hal ini tentu disebabkan karena asap rokok yang akan menumpuk pada organ tersebut sehingga kinerjanya akan terhambat. Seorang perokok akan mengidap berbagai penyakit paru-paru seperti TBC, bronchitis, pheumonia, dan lain-lain. Hal ini tentu sangat berbahaya dalam jangka panjang karena penyakit-penyakit tersebut akan berkembang ke level yang lebih parah dan bukan tidak mungkin menyebabkan kematian.

Jantung

Perokok memiliki resiko terkena penyakit jantung dua kali lipat dibanding orang yang tidak merokok. Hal tersebut disebabkan penyempitan pembuluh darah yang diakibatkan oleh asap rokok. Jika pembuluh darah menyempit dan mengeras, maka kinerja jantung akan menjadi lebih tinggi. Dengan demikian seorang perokok memiliki resiko penyakit jantung dan stroke hingga dua kali lipat.

Ginjal

Organ lain yang bisa rusak akibat merokok adalah ginjal. Organ yang satu ini tentu sangat berperan penting pada kinerja tubuh secara keseluruhan. Jika organ ginjal rusak, maka seseorang akan kehilangan stabilitas dan memiliki keterbatasan dalam ruang gerak. Efek paling buruk yang bisa ditimbulkan adalah kanker ginjal, yang mana penyakit tersebut bisa menyebabkan kematian.

Sebenarnya masih banyak organ tubuh yang bisa rusak akibat kebiasaan merokok, namun ketiga organ di atas adalah yang paling utama dan vital dampaknya. Jadi, tidak ada alasan bagi anda untuk tetap melakukan kebiasaan merokok dalam kehidupan sehari-hari. Mulailah gaya hidup sehat supaya masa tua anda tidak berakhir dengan penyakit atau kematian.

Dengan ulasan singkat ini, diharapkan Anda para perokok memiliki kesadaran lebih tentang bahaya merokok yang mematikan.

Jika memang tidak dapat berhenti merokok, pikirkanlah orang lain yang ada disekitar Anda. Merokoklah ditempat yang telah disediakan, agar dampak buruk rokok tidak ikut dirasakan oleh orang yang tidak merokok.

 

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published